Mengurus Perpanjangan Paspor di Mall Pelayanan Publik DKI Jakarta

Berhubung paspor sudah memasuki masa kadaluarsa tentunya aku mulai cari-cari tau dong bagaimana cara perpanjangan paspor. Dari beberapa blog yang aku baca dan informasi dari teman-teman aku yang sudah memperpanjang paspornya lebih dulu, hal pertama yang harus kita lakukan adalah bikin akun  Antrian Paspor Online (https://antrian.imigrasi.go.id/) atau download aplikasinya via Play Store.

Setelah bikin akun, lalu nanti kita bisa memilih ingin memperpanjang paspor di Kantor Imigrasi yang mana dan ingin datang pada tanggal berapa. Perlu diingat bahwa kuota per hari per kantor dibatasi. Jadi bila pada tanggal yang kita inginkan kuota sudah penuh, ya kita harus cari lagi sampai tanggal yang kuotanya masih tersedia.

Yang terjadi di aku, aku bikin akun melalui website (tidak mengunduh aplikasi) sekitar tanggal 11 Mei 2018. Setelah login, aku coba pilih tanggal di beberapa kantor tapi kuotanya sudah pada full bahkan sampai bulan Juni. Nggak tau juga sih, apakah benar full atau pada saat itu lagi ada trouble.

Akhirnya, aku coba login melalui aplikasi pakai akunnya teman yang seminggu sebelumnya sudah perpanjang paspor. Hasilnya aku berhasil mendaftar karena kuota masih tersedia di Mall Pelayanan Publik  yang berada di daerah Kuningan untuk tanggal 23 Mei 2018. Lumayan deh, tinggal guling-guling doang dari kantorku bisa sampe sana 😀 😀 Letaknya persis di belakang Hotel JW Luwansa.

Adapun syarat-syarat yang diperlukan hanyalah paspor lama dan E-KTP beserta fotokopinya. Iya, sesimpel itu! Oh ya fotokopinya tidak perlu digunting, biar aja begitu dalam kertas A4.

WhatsApp Image 2018-05-23 at 14.59.04
Syarat perpanjangan paspor. Sungguh simple.

Selain itu, aku bawa juga sih berkas-berkasku yang lain seperti kalau mau buat paspor baru, memitigasi risiko berkas ditolak karena kurang lengkap!

Sesuai arahan aku datang 15 menit dari jam yang ditentukan. Aku masuk gedung, ambil nomor antrian di lantai 1. Lalu naik ke lantai 3. Di lantai 3, aku disuruh isi buku tamu terlebih dahulu sebelum menuju konter Imigrasi. Aku ingat sekali, aku menulis 08.43 sebagai jam kedatanganku.

Begitu tiba di depan konter, langsung dilayani oleh petugas, emang kebetulan lagi nggak ada antrian, jadi nomorku langsung dipanggil. Aku ditanya apakah sudah mendaftar antrian online dan diminta menunjukkan syarat-syarat yaitu paspor lama dan E-KTP beserta fotokopiannya. Bahkan notifikasi pendaftaran antrian online yang sudah kucetak saja tidak diambil oleh beliau.

WhatsApp Image 2018-05-23 at 14.59.04 (1)
Petugas memberi penjelasan pada pengunjung setelah aku

Yang perlu difotokopi untuk paspornya hanyalah halaman yang ada data identitas kita yaa. Jangan kaya aku, sebuku difotokopi, hahahaha.. Selain itu kita juga boleh pilih apakah mau paspor pengganti yang biasa atau paspor yang elektronik. Yang biasa harganya sekitar IDR 375K jadinya sekitar 3 hari kerja, kalau mau yang elektronik harganya IDR 655K jadinya 7 hari kerja. You choose 😀

Lalu setelah berkasku diambil, disuruh menunggu sekitar 5 menit, lalu kemudian difoto lalu diberi tanda terima buat bayar paspor ke Bank DKI yang ada di lantai 2. Bayarnya mesti tunai ya, tapi tenang, in case ngga bawa tunai (seperti aku hahahaha) bisa ambil uang di ATM di lantai 1.

WhatsApp Image 2018-05-23 at 14.59.05
Bayar paspor di sini

Habis bayar, ya udah, selesai. Kembali lagi nanti buat ambil paspor beberapa hari lagi. Pas selesai bayar di bank, aku lihat jam menunjukkan 08.50.

Wow,  less than 30 minutes udah kelar. Bener-bener nggak ngabisin waktu! Nggak ngantri-ngantri, nggak mesti cuti kantor, bahkan aku cukup cuma menghilang sejam doang, bos ngga sempat merasa kehilangan gitu deh hahahhaha.

Nanti aku update durasi yang kuperlukan saat pengambilan paspor bila paspornya sudah jadi.

 

Advertisements