[Highlight] 2017

Happy new year 2018….

*udah telat mbaaaak* 😀 😀 😀

Waaah ngga terasa ya, tahun 2017 sudah berlalu. Januari 2018 eh udah masuk hari ke sebelas aja nih, time flies yaaaa..

Pas iseng ngecek blog, eh last post bulan Juni 2017, berarti blognya sudah dianggurin selama kurang lebih 6 bulan hahahaha..

Karena sudah masuk 2018, maka aku tiba-tiba pengen review apa aja sih yang sudah dilewatin di 2017? Semacam ingin menuliskan memori-memori indah tahun 2017 (di luar ultah anak dan suami yaa, ini sih pasti selalu diingat) dalam satu tulisan di blog gitulah.

Januari 2017

Kita sekeluarga melewatkan malam tahun baru di Medan, yeay… Agak jarang ya bisa cuti dari mulai Natal sampai pertengahan bulan di tahun baru. Jadi, kebetulan saat itu rekan satu bidang ada empat orang, so total staff ada 5 sama aku. Biasakan personil di bidangku itu jumlahnya memprihatinkan ya, jadi jarang bisa cuti akhir tahun berlama-lama. Nah mumpung staff lagi banyak, bos jadi enteng aja gitu ngasih ijin cuti agak panjang 😀 . Puji syukur banget karena memang di pertengahan Januari 2017 adikku menikah di Medan, jadi ya nggak perlu bolak balik deh ke Medannya.

Februari 2017

Di Februari 2017, aku bersama papi mami pergi check up ke Melaka.

Gara-garanya, suatu hari papiku yang saat itu lagi di Batam merasa nggak nyaman di dadanya terus minta dibawa ke dokter spesialis jantung buat diperiksa. Ya langsunglah aku bawa kan ke salah satu RS ternama di Batam. Cek EKG dulu lalu hasilnya dibawa masuk ke ruangan dokternya. Begitu lihat hasil, dokternya tanpa ba-bi-bu langsung bilang “Bapak harus segera pasang pen. Ini harusnya sudah dipasang sejak beberapa tahun yang lalu. Jadi kapan mau pasang pen? Kalau bisa jangan terlalu lama, maksimal dalam dua minggu harus sudah pasang” and I was like HELLOOOOW, belum nanya-nanya keluhannya apa udah main todong suruh pasang pen. Emosi gak sih? Teruskan papi berusaha menjelaskan keadaan perasaannya bahwa yang dialaminya bukan sakit nyeri atau gimana, tapi cuma merasa sedikit beda dari biasa. Dan dokternya mendengarkan dengan sikap malas-malasan gitu.

Karena merasa gak cocok sama statement dokternya, ya sekalian aja deh check up di Melaka. Jadi pergilah kita check up ke sana. Surprisingly, di sana hasil cek jantung malah menunjukkan semuanya baik, tidak tampak ada keanehan, jadi tidak perlu dilakukan tindakan apapun. Mendengar itu kita jadi bersyukur banget bahwa kita masih terpikir untuk mencari second opinion. Coba aja saat itu kita nurut aja pasang pen, mubazir nggak sih?

Maret 2017

LDR is killing me. Kira-kira itulah gambaran hati di bulan Maret. Jadi saat itu aku merasa udah capeeek banget apa-apa harus sendirian di Batam, no ART, no kendaraan padahal mesti jemput anak-anak on time dari penitipan di sekolahnya.  Anak-anak mesti dijemput jam setengah empat teng! So aku dari kantor mesti ke sekolah, lalu bawa anak ke kantor, lalu pulang ke rumah! Jadi ke mana-mana mesti naik taksi (atau angkot dan gojek bila tanpa anak-anak). Saat itu belum ada gocar di Batam, so bayangin sendiri dalam sebulan aku mesti ngeluarin berapa untuk bayar Bluebird bila sehari aku pakai taksi 3 kali dengan rute yang lumayan, tambahkan satu bila hari hujan! Kalau hujan, gak bisa naik ojek langganan pagi-pagi ke kantor qaqaq! Itu baru dari satu sisi ya, masalah biaya transport, belum lagi hal-hal lain yang remeh tapi sulit dikerjakan bila hanya bersama dua bocah, belanja ke pasar/supermarket misalnya!!! Hahahahahaha….

Pokoknya masa-masa itu aku rasanya udah putus asa banget karena seolah-olah LDR tiada akhir. Ya udah, jadi aku bilang sama suami, AKU POKOKNYA MAU DIBELIIN MOBIL X, NGGA NGERTI DUITNYA DARI MANA YANG PENTING AKU MAU PUNYA MOBIL KECIL! #istrimacamapa 😀 😀 :D. Kenapa mesti mobil kecil? Karena aku tak pandai parkir. That’s why sebenarnya mobil kita diangkut ke Tangsel, sebab aku merasa mobilnya susah diparkirin jadi aku ga bakalan pakai juga kalau ditinggal di Batam. Si papa karena udah jengkel, apa kasihan, apa takut istrinya gila, akhirnya bilang iya, trus udah diaturlah tanggal cutinya ke Batam buat memenuhi permintaan istrinya! Di tanggal kepulangannya itu, eeeehhhh koknya tiba-tiba ada SK pindahku. Manis banget nggak sih? Semacam semesta mendukung agar ngga jadi NGUTANG BUAT BELI MOBIL hahahahahahaha…

April 2017

Nonton konser COLDPLAY di SINGAPORE dengan muka sumringah karena LDR akan segera berakhir, udah mau pindah, plus ga jadi ngutang hahahaha. Ini kita cuma pergi berdua ke Singapore, semacam bulan madu gitu deh jadinya. Naik turun MRT sambil gandengan tangan, gitu aja udah bikin bahagia.. Tahun ini ke mana kita, pa? *sikut suami*

Per 10 April aku resmi masuk ke kantor pusat di Jakarta. Tapi saat itu anak-anak aku tinggal di Medan karena minggu depannya mau balik lagi kok ke Medan karena adek iparku mau nikah. Jadi abis acara nikahan deh baru kita bawa anak-anak.

Mei 2017

Mulailah proses horor di mana kita menyaksikan bagaimana saldo tabungan tergerus secara signifikan buat bayar uang pangkal sekolah anak! Ckckck, sekolah sekarang mahal amat ya? Perasaan jumlah uang yang dikeluarkan mami untuk bayar kuliah aku dari awal masuk sampai lulus ditotal juga gak segitu-gitunya amat!  Untungnya setelah bayar-bayaran sekolah, rumah kita yang di Batam ada yang mengontrak. Lumayanlah jadi gak kritis-kritis amat kebangkrutannya 😀

Juni 2017

Libur lebaran, for the first time kita sekeluarga bersama dengan sahabat keluarga kita road trip ke Solo dan Yogyakarta. Timingnya pas berangkat ke Solo pas banget, kita gak mengalami kemacetan di jalan. Nah, pas pulang dari Yogya kita kena macet berjam-jam sehingga waktu tempuh belasan jam lah baru sampai Tangsel. Lumayan ya, walaupun cuma sebentar, kita sempat keliling Solo (walau semua destinasi kuliner tutup kecuali Markobar), keliling Jogja (walau jalanan Jogja macet banget) dan sempat ke Borobudur juga. Would love to go on a road trip again in the future.

Juli 2017

Anak-anak udah mulai masuk sekolah baru dan kelihatannya so far mereka nyaman dengan sekolahnya. Di bulan Juli ini, kita balik ke Medan lagi, kali ini karena adik aku yang satunya lagi menikah. Jadi di satu tahun, ada dua adikku dan satu iparku yang menikah 😀 Sungguh rekor yaaa baru bulan Juli tapi bolak balik Medan full team udah 3 kali hahahaha *Kibarin bendera putih melihat saldo tabungan*

Agustus 2017

Memasuki semester 2 tahun 2017, urusan perdinasan agak lumayan padat jadwalnya. Di Agustus 2017 ada business trip (sok oke banget istilahnya 😀 ) ke Malang dan Kalimantan Barat. Besides, aku juga mendapat kesempatan ikutan workshop teknis di Bandung.

September 2017

September ini terasa lebih spesial, karena :

  • 7th wedding anniversary, yeaaay! Untuk merayakan, kita maunya romantic dinner sambil minum wine gitu lah. Tapi karena bocah rempong, ya ga tega juga mau dinner jauh-jauh, jadilah kita merayakan ultah pernikahan di The Breeze BSD yang cuma selemparan batu dari rumah kontrakan kita!
  • Another akad kredit. Bukaaan, bukan mobil lagi kok 😀 Jadi berhubung awal Oct 2017 masa kontrak rumah kita habis, suami bertitah suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, kita langsung aja deh nyicil rumah yang ready stock, yang bisa langsung ditempati. Dia gak mau bayar kontrakan lagi. Suamiku emang suka rada ajaib gitu 😀 Agak berdebat panjang juga sih pada saat itu, di mana aku memenurutku langsung nyicil rumah itu terlalu mendadaklah, aku belum siap, mending lanjutin kontrak rumah aja setahun lagi. Cuma akhirnya sepakat juga buat nyicil rumah. WELCOME CICILAN KPR #2 😀 😀 😀 Anyway, namanya doang sih rumah ready stock siap huni, tetapi menurutku tetap aja kalau mau dihuni memerlukan renovasi sana sini agar layak huni sesuai dengan kebutuhan.
  • Di tengah-tengah sibuk renov sempat berangkat dinas ke Medan dan Meulaboh terus ikutan workshop teknis ke Batam. Di sela-sela workshop sempat ketemuan sama teman-teman sepergaulan, hahahha, istilah apalah itu. Gank Batak lah pokoknya!

Oktober 2017

Awal Oktober, puji Tuhan sesuai rencana kami bisa menempati rumah “kecil mungil namun milik sendiri” walau dengan keterbatasan sana sini. Maksudnya, hari pertama masuk belum punya gorden, jadi jendela dilapis koran. Besok baru belanja gorden hahahaha. Udah belanja gorden, eh baru ingat ngga punya tools buat masang gordennya, huhuhu. Tapi thanks to IKEA yang bisa dikatakan deket banget dari rumah. Kalo perlu sesuatu tinggal ngacir sebentar, manalah parkirnya gratis pula kan, bikin betah berlama-lama hahahaha. Juara banget deh semua perintilan rumah dia jual dengan harga yang bervariasi. Tinggal pilih aja sesuai kemampuan bayar kita, bebaaaaas.

Urusan perdinasan, di bulan ini kita satu tim dinas ke Semarang, Magelang dan Jogja.

November 2017

Di sekolah musik anak-anak, biasa sekali setahun ada concert sebagai ajang unjuk kebolehan bermusik si anak. Sebenarnya, dua bulan sebelum ini ada semacam mini concert juga dan anak-anak udah ikut juga. Namun, mini concert ini diadakan di aula sekolah musiknya. Nah kalau concert tahunan ini diadakan di mall, jadi skalanya beda ya.. Syukur sekali anak-anak bisa tampil dengan baik dan nggak malu-malu.

Di bulan November ini pula, for the first time,secara nggak sengaja di salah satu bioskop di TangSel aku bertemu dengan penulis idola sejak jaman SMA. Siapakah dia? Yuppps, the famous mbak Dewi Lestari alias Dee.. Waaaa, itu senangnya ngga bisa diungkapkan loh. Manalah mbak Dee nya ramah sekali, pokoknya aku speechless deh!

Oh ya, di bulan November ini aku juga ikutan suatu project di kantor, yang mana mengharuskan aku pergi ke Jambi, Belitung, dan Bengkulu. Places I’ve never been before!

Desember 2017

Di bulan Desember, dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun, biasanya kantor mengadakan Employee Gathering serentak di beberapa kota di Indonesia. Ini pertama kalinya ikut EG di lingkungan kantor pusat ya kaaan, takjublah aku begitu tahu bintang tamu yang mengisi acara itu adalah penyanyi kesukaan dari jaman SD!! Hayoo coba siapa yang gak tau lagu Cerita Cinta atau Cantik? Yupss, KAHITNA man! Selain itu ada sih beberapa penyanyi lain tapi aku ngga terlalu suka jadi kesannya biasa aja hahahaha.

Sebelahan sama gedung acara EG, masih dalam rangkaian memeriahkan ultah kantor, juga diadakan acara hiburan yang terbuka untuk umum, yang mana pada hari itu acara tersebut dimeriahkan oleh SLANK dan Sheila on 7 (SO7). Ya udahlah, abis dari acara EG, langsung pindah ke gedung sebelah trus nonton SO7 dan SLANK. Senang bangetlah pokoknya!

Terus pas Natalan kita ke Palembang untuk merayakan Natal bersama papi mami dan adik-adikku (formasi lengkap, eh kurang satu adik ipar sih, lagi ngga bisa cuti), trus abis itu ke Bandung rame-ramean bersama mertua dan ipar yang formasinya juga lengkap (eh minus suaminya para ipar, masing-masing masih kerja sih hehehe). Tahun baru kita di rumah aja nggak ke mana-mana lagi.

Apakah sepanjang 2017 semuanya berjalan mulus dan bahagia? Ya nggak juga sih, cuma mending yang diingat yang senang-senangnya aja deh, sekaligus mengingat dan menghitung bahwa betapa banyak berkat yang sudah aku terima di tahun 2017. Katanya kunci kebahagiaan adalah banyak-banyak bersyukur. Terus ada satu quote dari IGnya @becktum yang aku ingat banget nih, katanya “you become a better person when you are happy”. So, I choose to be happy 😀 😀

Semoga di tahun 2018 aku semakin banyak bersyukur…. Welcome 2018, I’m ready for the journey ahead!

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s