One day trip to St Andrews and Dundee City Part 2

Setelah bergerak meninggalkan St. Andrews, tour leadernya wanti-wanti, kita jangan membandingkan St. Andrews dengan Dundee. Pokoknya nggak boleh. Let’s come to Dundee with new eyes, gitulah kurang lebih pesan yang bolak-balik disampaikan sang TL. Jadi kita sih ngga pasang ekspektasi terlalu tinggi, ya cukuplah udah pernah mampir di Dundee.

Jarak antara St. Andrews dan Dundee ngga terlalu jauh ya, sekitar 30 menit saja. Ga ada macet-macetan. Kita melintasi jembatan yang membelah sungai panjang, yang aku ngga tau nama sungainya apaan. Maklum, ketiduran pas TLnya cerita *turis macam apa* πŸ˜€

_MG_0421

Sampai Dundee ini yang pertama aku lihat, dinding pembatas proyek penuh dengan gambar kartun. Menarik ya, jadi kalau lagi berhenti lampu merah ada yang dilihat.

_MG_0422

Setelah menemukan tempat parkir bus, kita turun lalu berjalan ke arah McManus Museum trus TL nya cerita sedikit tentang sejarah kota Dundee, dan kasih tau arah dan tempat-tempat tujuan di sekitar museum ini yang masih dapat dijalani dengan kaki.

_MG_0424_MG_0425_MG_0426_MG_0428

_MG_0437_MG_0438

Aku dan Mbak Anita berjalan ke arah mall, mau menumpang ke toiletnya πŸ˜€ _MG_0429_MG_0430

_MG_0431
Ini kayak alun-alunnya kali ya, bisa duduk-duduk sore-sore, ada air mancurnya juga.
_MG_0432
Comic characters

_MG_0433

Keluar dari mall ternyata gerimis mulai turun. Jalan sedikit eh ketemu tempat pancake yang kayaknya menarik. Namanya Pancake Place. Masuklah kita, lumayan menghangatkan badan sebab di luar dingin sekali. Aku pesan pancake apple, dan mbak Nyit pesan pancake pakai mapple syrup. Pas datang kita kaget, besar banget pancakenya, dan enak loh!! Tapi aku gak makan apel yang ada di pancakenya karena menurutku apelnya asem. Toleransiku terhadap rasa asem memang rendah sekali, asem sedikit langsung dadah byebye.

_MG_0435
Pesananku pancake apple dan di seberang pesanannya mbak Nyit pancake pake mapple syrup.

_MG_0436

Abis makan pancake, muterin McManus Museum sekali lagi, lalu balik ke parkiran bus. Kaki udah pegel, pengen istirahat di bus aja.

Trus pas di jalan ketemu bangunan yang sedang direnovasi, insting yang timbul kalau lewat proyek gini adalah “sudahkah pekerja proyek ini dilindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan?” πŸ˜€ πŸ˜€ πŸ˜€ Udah kebiasaan sih tiap lewat bangunan suka ngeliatin udah ada papan BPJS Ketenagakerjaannya belom, kalau belom langsung lapor sama temen AO hahahha…_MG_0439_MG_0440_MG_0441_MG_0442

Begitu sampai di bis, langsung istirahat sambil nunggu teman-teman yang lain masuk. Menurutku Dundee jauh lebih modern dari St. Andrews, tapi suasana tengah kotanya gak terlalu menarik. Biasa aja. Kalau dibandingkan sama city centrenya Glasgow, aku bilang sih Glasgow masih jauh lebih menarik. Tapi ya itu pendapatku berdasarkan pengalaman menyusuri secuil area Dundee.

Dari Dundee langsung balik ke Glasgow, sempat ada games BINGO di bus, tapi ga menang, huhu. Abis games langsung ketiduran, tau-tau udah nyampe Glasgow aja. Walau cuma 1 hari tapi senang bisa singgah di dua kota di Skotlandia ini. Next time kalau ada tur yangΒ  destinasi dan jadwalnya cocok mau ikut lagi ah. Paling pengennya ke Oban dan Highland sih.

See you,

Shien

 

Advertisements

3 thoughts on “One day trip to St Andrews and Dundee City Part 2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s