Michelle 3rd Birthday

15 June 2014, hampir sebulan terlewat baru mama mau posting tentang ultah kakak, better late than never ya nak..

Selamat 3 tahun putri cantik nan pintar kesayanganku….

Entah bagaimana mama mau memulai tulisan ini, belum nulis aja mata mama udah hangat, air mata siap turun saking terharunya.

Anakku sayang, 3 tahun sudah usiamu kini, mama sungguh berbahagia atas usia yang Tuhan tambahkan kepada Michelle. Kamu sekarang sudah pintar dan kritis sayang.

2014-06-15 10.47.19

3 tahun kebersamaan kita, sepanjang itu pula, setiap hari mama berguru kepada kakak. Iya, kamu itu guru mama. Banyak hal yang mama baru ketahui setelah mama punya kakak. Dulu, waktu mama masih di perut mama, bahkan jauh sebelum itu kalau mama tidak salah ingat, mama suka membaca semua hal tentang parenting, dan ketika kamu lahir rasanya mama sudah punya ilmu pegangan untuk menjalani peran sebagai orangtua. Cukup pede mama. Tapi ternyata, di lapangan mamamu ini sering kelabakan. Gak sesuai teori dengan praktek hahahahahha. Ketidaksesuaian itu kadang ujungnya manis, kadang ujungnya tangis. Kadang mama bisa menghadapi ketidaksesuaian dengan baik lalu kita tertawa, tapi nggak jarang juga kita menghadapi ketidaksesuaian dengan pertengkaran yang ujungnya kamu dan atau mama yang menangis. Tidak mengapa ya nak, kita sama-sama belajar, sama-sama menjalani semuanya, pahit manis semuanya kita jalani untuk hasil akhir yang membahagiakan, amin.

2014-06-15 10.44.45

Nak, kamu tahu nggak, di usia kamu sekarang, apa yang membuat mama sedih? Ada dua hal.
Yang pertama, kalau kamu membuka mata di pagi hari dan bertanya dengan pertanyaan yang sama setiap hari “ma, ini hari apa?” dan mama harus menjawab bahwa itu adalah hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, dan Jumat. Biasa kamu akan langsung nangis, memohon supaya mama gak usah kerja saja, dan saat itu penjelasan apa saja yang mama berikan kamu tidak mau dengar. Perpisahan di pintu rumah kita semakin dramatis, kamu menangis tapi mama harus tetap berangkat. Di dalam hati, mamapun menangis sembari berdoa “Tuhan semoga apa yang kukerjakan hari ini membawa kebaikan bagi keluargaku, perusahaanku, lingkunganku, supaya air mata anakku yang keluar tidak jatuh dengan sia-sia”. Setiap pagi kamu bertanya hal yang sama, setiap pagi pula mama berharap semoga kamu cepat besar, cepat tahu hari, sehingga mama tidak perlu jawab lagi ini hari apa. Bukan, bukan karena mama malas, tapi karena mama terlampau sedih kalau mama mencoba memosisikan diri mama seperti kakak, bangun di pagi hari, berdebar-debar menanti jawaban apakah hari ini akan kita habiskan bersama atau tidak.

2014-06-15 09.42.20

Yang kedua, kalau mama sudah terlampau lelah di malam hari untuk meladeni permintaanmu. Demi langit dan bumi, sesungguhnya kalau bisa, yang mama inginkan kalau di malam hari mama tiba rumah mama masih segar bermain denganmu sampai kamu puas, bercerita denganmu sampai kamu puas, melakukan apa saja yang kamu mau. Maafkan mama ya nak, kalo malam hari ternyata mama sudah terlampau lelah, mama jadi gampang marah kalau kakak nggak segera tidur sesuai perintah mama, kalau kakak masih meminta mama mengulang cerita berkali-kali, kalau adek jadi terbangun lagi karena kakak merengek minta ini itu. Atas semuanya, mama mohon maaf ya nak. Mama paham, kamu ingin memanfaatkan waktu di malam hari untuk bermain, menebus waktu siang hari mama meninggalkan kamu.

2014-06-15 09.42.16

Oh ya satu lagi, mama sedih sekali ketika harus menghukum kakak kalau kakak tidak menepati peraturan. Kalau dihukum kamu nangis tersedu-sedu memohon supaya hukumannya selesai, tapi mama pura-pura nggak dengar. Percayalah nak, pada saat itu hati mama pun hancur remuk, mama bimbang apakah yang mama lakukan ini tepat atau tidak, apakah yang mama lakukan ini kelak akan membekaskan rasa sakit di hatimu atau tidak, tapi sampai saat ini mama yakin hukum alam reward and punishment itu harus dijalankan, senang atau tidak.

2014-06-22 10.43.07

Itu tadi kalau yang membuat sedih. Nah, kalau yang membuat senang apa? Ini mama nggak bisa hitung, terlalu banyak.
Mama bangga sekali sekarang kalo sekolah minggu mama kamu minta untuk duduk di belakang saja. “Kakak bisa sendiri kok ma sama teman-teman kakak”, begitu katamu. Oh ya, jadi sekarang anak mama udah mulai pede. Trus mama juga senang sekaligus terharu banget waktu seminggu sebelum kakak ulang tahun mama nanya : “kakak mau hadiah apa? kakak mau makan di mana untuk merayakan ulang tahun kakak?” trus kakak dengan antusias menjawab “mama kakak mau kue ulang tahun yang ada foto dan tulisan nama kakak, trus mau kado BUKU GAMBAR, dan mau makan di ANGKRINGAN”. Sesederhana itu nak permintaanmu.. Trus mama tanya, “buku gambar sekalian krayon?” dan kakak jawab “Krayon kakak masih banyak, buku gambar aja”.

2014-06-22 10.42.26

Mama juga senang sekali kalau melihat kakak lagi main sama teman kakak di komplek atau di playground. Mama bisa lihat bagaimana kakak belajar berbagi, belajar antri, belajar ikut aturan main, belajar protes kalau ada yang gak mematuhi aturan main, dan gak lupa belajar kecewa juga. Kalau lihat kakak lagi main, mama dapat pelajaran baru lagi, bahwa untuk memahami kakak mama harus bertukar peran menjadi teman main kakak, teman seumur, yang mengerti, yang asyik, yang seru, yang fokus, yang nggak bosenan, yang nggak marah kalo mainnya diulang-ulang terus,yang nggak sekedar nemenin main sambil nonton, nggak sekedar main sambil pegang hp.
Dan kamu tau nak? Itulah yang telah dan akan selalu mama lakukan, mama mau jadi bagian dari duniamu. Dunia main, dunia sekolah, dunia remaja, dunia kerja, dunia apa saja. Selama yang kamu mau. Bersama kita akan hadapi petualangan petualangan seru di depan ya nak. Mama menjadi bagian dari duniamu, dan kamu menjadi bagian penting dari dunia mama. Kita akan memahami satu sama lain, mencintai satu sama lain, dan jangan lupa kita pun pasti akan bertengkar karena hal-hal tertentu, tapi tak mengapa. Karena sahabat dikatakan sahabat ketika sudah teruji di segala kondisi kan?

Jadi, sekali lagi mama ucapkan selamat ulang tahun sahabatku, anakku, guruku, jantung hatiku… Mama Papa dan Adek sayang sama Kakak

Mama dan Sahabat Mama
Mama dan Sahabat Mama

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s