Long time no see :D Latepost : Dodo’s birthday celebration

Hello blog, apa kabar? Ampun deh ya, udah berapa lama ga nulis ini ceritanya? Hahahaha, yang mau diceritain banyak banget, tapi nulisnya kan perlu waktu, nah itu dia ga sempat-sempat. Kalo di rumah nyalain laptop, pasti duo unyils langsung menyerbu dan menjajah laptop nonton video T___T. Di kantor, ya gitu deh, kesibukannya kan udah terjadwal, jarang banget ada waktu buat buka-buka blog dan nulis. Kadang istirahat makan aja cuma 15 menit trus abis itu lanjut kerja biar bisa pulang tenggo tapi kerjaan kelar hahaha situ #curcol mbak?

Nah, meskipun ini udah hampir 2 bulan berlalu, aku tetap mau tulis tentang perayaan ultah Dodo yang pertama. Biar adil kan, dulu si kakak dibuat jurnalnya pas ultah pertama, si adek juga dong. Yekaaan? Yekaaaaaan? Iyakan sajalah daripada si penulis murka! HAHAHAHA

PERSIAPAN

Jauh-jauh hari sebelum hari H, aku dan si papa udah sepakat, bahwa ultah pertama Dodo akan kami rayakan dengan anak-anak yang kondisinya tidak seberuntung anak-anak kami, dalam hal ini tidak mempunyai orang tua atau punya orang tua tapi harus hidup diasuh orang lain. Ke Panti Asuhan adalah tujuan kami. Pemilihan panti asuhannya juga gak lama, karena kebetulan waktu Natal kemaren aku dan beberapa teman kantor yang Kristen merayakan Natal bersama dengan anak-anak dari panti asuhan 5 Roti dan 2 Ikan, ya udah langsung memutuskan kita ke situ lagi aja deh.

Awalnya, niat kita kasih sumbangan dalam bentuk uang atau susu dan bahan makanan anak-anak, tapi setelah berkomunikasi dengan pengurus Panti, kita diberi tahu bahwa anak-anak panti butuh baju sekolah, dan sepatu sekolah yang baru. Mereka bilang kalau kita berkenan, mereka mintanya diberi barang-barang tersebut di atas. Kita mikir, wah bagus banget ini, jadi bantuannya kan lebih tepat sasaran. Kita langsung menyanggupi, kemudian mereka kirim ukuran baju dan ukuran sepatu secara detail.

Kue ultahnya kita pesen di bakery di mall dekat rumah, kuenya yang biasa aja, gak pake tema-temaan secara anaknya juga baru 1 tahun kan, belum ngerti dia, yang penting rasanya enak *padahal karena masalah budget plus ga ada ide juga apa tema yang lagi happening untuk anak cowok*,HAHAHAHA.

Dua hari sebelum hari H, MIL datang dari Medan, trus MIL menawarkan gimana kalau beliau masak aja buat lunch boxnya, gausah pesan ke katering. Kita yang tadinya pengen pesan KFC aja demi alasan praktis, yaudah langsung menyetujui tawaran MIL karena pastinya lebih hemat, lebih enak, dan lebih sehat *my MIL juara dah kalo soal masak-masak gini, hobi dia*.

Trus si papa kebetulan cerita sama teman-teman di kantornya soal rencana perayaan ultah Dodo di panti asuhan, eh langsung ada yang berminat ikutan memberi sumbangan dalam bentuk uang, tapi yang bersangkutan minta kalau kita sempat uangnya dibeliin sembako aja gitu. Oke deh kaka, siap laksanakan!

Sehari sebelum hari H alias pas hari kematian Yesus Kristus, abis gereja kita antar anak-anak ke rumah, trus langsung capcus berdua saja ke DC mall. Sengaja ga bawa anak-anak, karena mikirnya ini mau belanja barang-barang sumbangan pasti akan lama banget deh, dan pasti ga cuma di satu tempat aja. Kasihan anak-anak kalau ikut pasti kecapean. Oh ya, kenapa musti ke DC mall belanjanya? Jadi kan gini, kalo mau beli sepatu, yang terjangkau tapi kuat dan tahan lama, kita teringatnya toko sepatu BATA *pengalaman masa sekolah*. Aku sibuklah google di Batam toko Bata adanya di mana soalnya ga pernah liat hihihi. Hasil penelusuran di Google menyebutkan toko Bata adanya di DC Mall, yaudin kita ke sono. Ternyata tokonya kecil banget dan gak semua ukuran yang kita mau tersedia. Jadi cuma beli beberapa pasang, trus pindah ke toko seberangnya yang jualan sepatu buanyak banget dan ukurannya hampir lengkap, syukurlah *lap keringat*.

Habis beli sepatu, kita pindah lokasi belanja mau beli seragam sekolah, sembako, dan perlengkapan makan untuk lunch boxnya. Kita beli semuanya di Mustafa Plaza dekat rumah. Lengkap banget deh ini Mustafa, juaraaaa! Balik ke rumah, badan cape banget tapi hati senang. Cant wait for tomorrow 😀

HARI H

This is the day. Pagi-pagi kebangun MIL udah sibuk aja di dapur masak-masak dibantuin si Mbak. Trus Michelle bangun dan ikutan sibuk bantuin susun-susun kotak makanan.

Sibuk

Setelah Dodo bangun, doa, kita bertiga (Dodo, aku dan Papa) pergi jemput kue sekaligus ke pasar Mitra nyari tukang pangkas dan beberapa keperluan yang kurang permintaan MIL.

The Birthday boy pangkas dulu biar ganteng
The Birthday boy pangkas dulu biar ganteng

Kelar pangkas, langsung balik ke rumah dan kita semuanyah siap-siap mau ke panti asuhan. Sampe panti asuhan, kita bikin semacam acara kebaktian kecil gitu deh dipimpin oleh ibu pemilik/pengurus Panti. The birthday boy nya tidur aja gituuuuu sampai acara hampir kelar wkwkwkw, baru bangun ketika kebaktian selesai dan mau acara tiup lilin. Oh ya, disela-sela acara, anak-anak panti asuhannya menyanyikan beberapa buah lagu, lagunya bagus-bagus, bahkan ada lagu yang mereka karang sendiri, hebat banget dah!

Di Panti Asuhan
Di Panti Asuhan
Nyanyian mereka
Nyanyian mereka

Habis tiup lilin, kita makan siang bareng sambil ngobrol-ngobrol. Jadi, gak semua anak panti itu ternyata yang nggak punya ayah-ibu, beberapa dari mereka punya orang tua tetapi kondisi ekonomi/kesehatan kurang memungkinkan buat mereka tetap tinggal bersama-sama dengan orang tuanya. Mau nangis mendengar mereka cerita, ga kebayang ya anak-anak sekecil itu musti hidup terpisah dari orang tua karena kemiskinan dan sakit yang diderita T____T.

Kenyataan seperti ini lah yang kita mau coba tunjukkan ke anak-anak, bahwa di tempat lain ada loh teman-teman mereka yang kurang beruntung dalam tanda kutip. Satu sisi kami berharap anak-anak dapat bersyukur dengan kondisi mereka, dan di sisi lain kami berharap anak-anak bisa mempunyai kepekaan, belas kasih kepada teman-teman dan lingkungan sekitar mereka. Sesedehana itu sih tujuannya. Berbelas kasih kan tidak hanya dengan memberi bantuan yang terlihat secara fisik, tapi juga di dalamnya termasuk mendoakan, berbagi kebahagiaan bersama anak-anak panti asuhan. Ulang tahun sebetulnya hanya momentum, menolong dan berbagi itu bisa dilakukan kapan saja. At least, ketika kita berbahagia merayakan ulang tahun, ada orang lain yang turut berbahagia, right?

Just like how my dad and mom used to teach me about sharing each other 😀

Nggak ada kado ulang tahun buatmu ya anakku Gabriel Asido Nicholas, mama percaya badan mama ini adalah mainan termahal yang bisa mama berikan buatmu dan kakak. Jadi kuda-kudaan mama bisa, jadi teman mainin mobil-mobilan mama bisa, jadi teman gambar di dinding mamapun bisa, jadi tangga buatmu meraih sesuatu di meja atau lemaripun mama bisa kok, tapi kalau temanmu main tinju-tinjuan sama karate-kareatean jangan mama ya, papa aja lah. Bukan apa-apa, ntar kalo main sama mama terus, si papa keenakan dong nonton siaran bola mulu ga ada yang gangguin hahahhahahha *sungkem suami*

Happy birthday ya anak ganteng kesayangankuuuuuuuuu, ailafyuuuuuu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s