Gabriel 1 Tahun :D

19-04-2014
Selamat ulang tahun yang pertama anakku sayang,
Mama senang sekali di ulang tahun perdanamu ini, kamu dalam keadaan yang sehat, bangunin papa mama pagi-pagi trus senyum yang lebar 😀 , kiranya kesehatan dan kebahagian menyertai tiap detik usiamu ya sayang.

Sesaat setelah dilahirkan, 19-04-2013

Setahun yang lalu, mama melahirkan kamu di ruangan bersalin, ditemani papa dan kakak, hihihi, lengkap banget ya formasi kita kala itu, benar-benar berempat, iya itulah keluarga kecil kita. Jadi begitu kamu lahir ke dunia ini, kamu melihat paket komplit, wajah papa, wajah mama, dan wajah kakak.
Saat itu, semua orang sangat berbahagia nak, terlebih opung dari pihak mama, dan para tante. Opung doli sampai meneteskan air mata terharu, karena akhirnya dia bisa mempunyai keturunan laki-laki yaitu cucunya. Opung bilang, dia menunggu sekian lama untuk diberi anak laki-laki, Tuhan tidak memberi anak laki-laki tetapi akhirnya Tuhan melipatgandakan kebahagiaan opung melalui lahirnya cucu laki-lakinya, sayang. Terpujilah Tuhan.

Dodo

Hari-hari pada bulan pertama kamu lahir nak, mama harus mengakui, kamu bukanlah bayi yang gampang ditebak. Tengah malam buta di saat orang tertidur lelap, di situlah kamu menangis begitu kuatnya, sampai seluruh badanmu biru, tanpa mama tau sebabnya apa. Kolik kata dokter, tapi entahlah, setiap malam mama lewati dengan cemas dan deg-degan jam berapakah kamu akan menangis seperti kemarin kamu menangis. Mama juga panik setiap kamu akan pipis kamu menjerit kesakitan lalu menangis sekuat tenaga, hancur hati mama saat itu nak melihatmu. Fimosis kata dokter.
Kemudian mama harus melihat badanmu berbintik-bintik merah disekujur tubuh, yang menurut mama pastinya itu gatal sekali, padahal mama sudah pantang makanan laut, telur, dan daging sapi. Alergi kata dokter.
Kalau mama boleh jujur, mama mau bilang, iya mama mengalami stress saat itu, baby blues istilahnya. Setiap hari menjelang gelap, mama gelisah kemudian mama menangis. Menangis entah karena apa. Sebagian mungkin karena mama takut menghadapi tangisanmu, sebagian lagi mungkin karena mama takut mama kehilangan waktu tidur, entah yang mana alasan yang paling tepat saat itu. Kemudian malam berlalu, pagi menjelang. Kamu sudah mulai tenang, mulai lelap, mama juga baru mulai tidur, tetapi seisi rumah sudah bangun siap untuk beraktivitas. Mama mau ngamuk aja rasanya kalau dibangunin untuk makan sarapan. Tapi karena mama nggak mengamuk beneran, mama gak tau bagaimana melampiaskannya, lalu mama kemudian menangis lagi… Yaaaah, itulah mamamu ini nak. Bagi sebagian orang mungkin baby blues itu adalah kondisi yang dibuat-buat, tapi bagi mama itu kondisi yang harus mama hadapi tanpa mama tau sebabnya mengapa dan bagaimana solusinya. Maafkan mama untuk masa itu ya nak.

7-10 mos

Tetapi, hari demi hari, kamu bertambah besar. Lihatkah kamu sekarang, kalau ketawa lebar sekali, mama jadi sering rindu sama kamu saat mama di kantor. Kalau dulu kamu sering menangis, kamu sekarang udah jadi happy baby 😀 . Sesekali kamu masih menangis memang, tapi masih dalam batas wajar menurut mama. Setahun umurmu, hampir nggak pernah kamu mengalami yang namanya GTM, HMFD udah pernah, demam bebrapa kali, batuk pilek sering kali 😀
Sekarang gigimu sudah 7, kalau mama papa pulang kantor kamu udah bisa teriak kegirangan begitu liat mobil masuk garasi, udah suka rebut-rebutan mainan sama kakak juga. Eh, bukan rebutan mainan ding, kamu mau semuanya yang kakak sedang pegang, tapi kemudian kakak akan marah, trus ninggalin kamu, tapi kamu tetap merangkak ke arah mana kakak pergi hahahaha. Udah mulai tertarik sama buku-buku juga, terlebih buku yang ada gambar-gambar berwarnanya. Trus udah mulai nulis-nulis juga, tiap hari rebutan papan tulis sama kakak, atau kamu ikutan kakak nulis-nulis di dinding rumah pakai pulpen T_______T . Kalau lagi di mobil trus ga pakai carseat, oh nak, mama benar-benar harus mengeluarkan tenaga ekstra supaya kamu bisa tetap diam di pangkuan mama, lengah sedikit kamu pasti udah dimana-mana atau pegang-pegang apa-apa.

11-12 mos

Mama sungguh bersyukur buatmu nak, mama sungguh berbagia atas perkembanganmu dari waktu ke waktu. Doa mama semoga kamu menjadi anak yang sehat, tumbuh kuat, pintar, dan berbahagia ya sayang. Seiring tumbuh besarnya fisikmu, mama berdoa imanmu pun turut tumbuh sempurna ya nak. Mama dan papa akan berikan semua yang terbaik buatmu ya nak, kiranya Tuhan merestui setiap rencana yang mama papa rancang buatmu, Amin.

Oh ya, meskipun sudah setiap hari mama katakan ini buat anak-anak mama, mama tetap mau bilang ” mama sayaaaaaang sekali sama Dodo, seumur hidup mama”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s