Michelle is 27 mos now :D

Selamat ulang bulan ke 27 ya anakku Michelle yang cantik dan pinter. Mama mau cerita perkembangan kamu di usia 27 bulan ini ya nak..
Kamu sudah semakin besar,secara fisik berat badanmu udah 12 kg pas terakhir ditimbang imunisasi. Perbendaharaan kata-kata semakin banyak, tingkahmu semakin centil, jumlah lagu yang dikuasai semakin banyak, kalo nyanyi sambil nari-nari.. duh anakku biar deh orang bilang mama lebay ya, tapi emang di mata mama kamu sungguh tumbuh menjadi anak yang sehat, riang,dan pinter.

KAKAK SEDIH

Sungguh anak-anak itu plek meniru ulah orangtuanya ya. Jadi ceritanya, aku sering ngomong ” mama sedih kalau kakak …” ketika Michelle tidak melakukan apa yang aku inginkan. Nah, akhir bulan Agustus lalu, adalah hari di mana dia dijanjikan akan dibawa jalan-jalan tapi karena hujan jalan-jalannya urung. Sempat pakai acara nyalahin hujan “hujan jangan datang dulu dong, kakak mau jalan-jalan” dan berakhir dia nangis karena hujannya tambah deras. Setelah nangisnya reda, dia masuk kamar, nyandaran di tembok, trus ngomong “mama, kakak sedih”. Duenggggg, langsung panik lah yah, trus ditanya kenapa sedih, jawabnya “kakak sedih karena mama gak mau pergi jalan-jalan” hauhahahahahhaa… Gadis kecilkuuuuuu, kita ga jadi pergi kan karena hujan. Yasudahlah ya, akhirnya karena ga tega, hujan deres juga rombongan sirkus berangkat juga deh jalan-jalan keliling Batam, yang mana di lampu merah pertama anak kecil yang tadi merengek pengen jalan-jalan sudah tertidur di pelukan karena kecapean HAHAHAHA…

JANGAN “NO” DONG!
Nah kan kalo baca dan belajar tentang parenting atau psikologi anak, dianjurkan untuk tidak menggunakan kata “JANGAN” ketika melarang anak kan ya? Kenapa? Ya karena, justru kata dibelakang kata JANGAN itu yang nempel di ingatan anak. Sebagai contoh, JANGAN NANGIS YA! Nah dia akan rekam kata NANGIS dan itulah yang akan dia lakukan 😀
Carilah kalimat lain yang maknanya sama! Nah sebagai mama muda, ya tentu aku juga coba menerapkan itu -menghindari pemakaian JANGAN- namun sayangnya aku tak cukup kreatif untuk mencari kalimat pengganti. Kupakailah kata NO untuk menggantikan JANGAN *sama bae* hahahha. Jadi, kalau mau melarang, aku bilangnya ” Michelle, no!”
Dengan canggihnya si anak bales dong ” jangan “no” dong mama, kok ga boleh sih” *spechless* *brb baca buku parenting” Anak-anak jaman sekarang yaaa *lap keringet*

“ADEK BELUM BOLEH”
Semakin ke sini, Michelle semakin sadar kalau dia dan adeknya ada jarak usia. Walau pun Michelle sering pura-pura jadi bayi menirukan adeknya, tapi dia sudah sadar kalau adeknya masih kecil dan banyak hal-hal yang adeknya belum bisa lakukan. Jadi kalo dia lagi sibuk main sama kuda poni kesayangan, trus adeknya melihat kuda poni itu, dia akan bilang “ini punya kakak dek, adek belum boleh naik kuda poni, adek masih kecil”. Atau kalau dia lagi makan jeruk dan adeknya mencoba meraih si jeruk dia pun akan mengingatkan adeknya ” adek, ini punya kakak dek, adek belum boleh kan adek belum ada giginya” hihihihihihi.

BERDOA
Lupa sih, mengenai berdoa apa udah pernah ditulis apa belom. Tapi yang pasti, udah sejak 3 bulan terakhir, kalau mau makan cuma ditemani mbak, Michelle udah berdoa sendiri, kalau makannya bareng-bareng ya Michelle dulu yang buat doa baru kemudian aku atau si papa. Kalau udah malem mau tidur juga gitu, bagian baca Alkitab musti antri. Michelle dulu yang baca sampai dia puas baru kita dibolehin baca 😀

Pinter deh anak mama,mama bangga sekali. Sehat-sehat selalu ya anakku!

IMG_1331

IMG_1269

IMG_1291

IMG_1297

IMG_20130718_092743

IMG_20130728_101711

IMG_20130830_220119

IMG_20130831_083932

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s