Pengalaman dengan Citilink

Surat keluhan yang saya kirimkan melalui http://www.citilink.co.id/contact/ semoga direspon, karena kalau tidak, akan saya kirim kembali ke surat pembaca harian Kompas.

Saya membeli tiket Citilink untuk dua orang adik saya (Ms. Donda Tampubolon dan Ms. Sandra Tampubolon) rute Batam-Medan tanggal 9 Agustus 2013 dengan jam keberangkatan 16.40 WIB

Adik saya melakukan check in jam 15:30 WIB dan tidak diinformasikan apapun mengenai keterlambatan. Di lembar Boarding Pass tertera jam boarding 16.10 WIB. Jam 16.00 WIB adik saya masuk ruang tunggu, dan beberapa menit kemudian di layar monitor informasi keberangkatan jam keberangkatan telah berubah menjadi 19.40 WIB. Adik saya kemudian turun ke counter Citilink lalu meminta agar dialihkan ke penerbangan lain karena suatu kepentingan yang tidak dapat ditunda. Saat itu ground staff mengatakan dapat dialihkan ke Garuda Airlines tetapi hanya tersedia 12 seat, staff tersebut juga meminta kedua tiket adik saya.

Beberapa penumpang memang tidak setuju karena hanya diberi 12 seat saja, tetapi ketika Bapak Hardy Rusli mengatakan bahwa akan ada kompensasi berupa voucher senilai Rp.300.000,- para penumpang menjadi tenang dan dapat menerima. Tetapi adik saya kemudian tetap menuntut agar segera diterbangkan dan menolak bila diberi voucher. Ada kesan waktu diuluur sedemikian rupa dengan alasan tidak jelas sehingga penerbangan Garuda Airlines tersebut berangkat dan tidak ada seorang penumpang Citilink pun dialihkan.

Sampai saat ini kedua adik saya masih berada di Bandara Hang Nadim, dan pihak Citilink juga tidak dapat memberi kepastian berangkat jam berapa. Hak penumpang seperti makan dan minum juga baru dibagikan setelah lebih 3 jam penumpang menunggu.

Bagaimana tanggung jawab Citilink terhadap hak para penumpang? Mengapa adik saya tidak diberikan haknya ketika meminta pengalihan ke penerbangan lain sesuai pasal 36 Permenhub No. 25 tahun 2008?

Saya merasa sangat kecewa terhadap pelayanan Citilink. Keterlambatan penerbangan tidak disertai alasan, kemudian hak penumpang juga tidak diberikan. Saya minta tanggapan Cilitink atas kejadian ini.

Update : Akhirnya adek gue masuk pesawat, pukul 20.37 WIB

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s