Sudahkah anda lapor pajak pribadi???

Hayooo, yang pada ngaku orang bijak sudah lapor pajak belum???

Saya belum,hihihihi *tamparwajahsendiri*

Pertengahan bulan Januari kemaren, para pekerja di kantor saya sudah dapet yang namanya formulir 1721-A1. Form 1721-A1 itu adalah bukti pemotongan pajak PPH 21 bagi pegawai tetap atau penerima pensiun atau THT-JHT. Ringkasnya, kita sebagai pekerja kan setiap terima gaji atau bonus atau insentif kan ada dipotong pajaknya tuh. Nah pada akhir tahun seluruh penghasilan plus pajak yang terutang dan yang sudah dilunasi akan dituangkan dalam form 1721-A1 oleh perusahaan pemberi kerja.

Kalo sudah dapet form ini, lalu kita minta form yang namanya 1770S untuk laporan SPT Tahunan ke kantor pajak. Kalo kantor saya, pengambilan form 1770S ini dilakukan secara kolektif, jadi petugas perusahaan (yang adalah saya 😀 ) langsung mengambilkan untuk seluruh warga kantor gituhhh. Tar tinggal diisi saja form 1770S-nya, dibuatnya dua rangkap, satu rangkap ntar dikembalikan ke kantor pajak, satu rangkapnya disimpan untuk arsip-arsip pajak kita. Lalu tar sebagai tanda terima dari kantor pajak kita dikasihin bukti penyerahan SPT.

Saya belum melaporkan pajak tahunan walau sudah terima 1770S dan 1721-A1. Kenapa?? Karena saya masih terpesona dan hampir-hampir merasa tidak percaya serta sedikit shock *lebay* melihat bagian “PENGHASILAN KENA PAJAK SETAHUN”. Huhuhu, gak nyangka angkanya sampe 3 dijit gitu huhuhu. Bolak balik liat form 1721-A1 lalu liat buku tabungan, lalu print rekening koran bolak balik semuanya diteliti satu-persatu, mengingat-ingat duh duit segini saya terimanya kapan aja ya? Kenapa akir tahun saldo tabungan cuma 600rb!!!!!! *nangisdipojokankamar*

Parahnya, entah kenapa, papi saya kok dia tau ya saldo tabungan saya di akhir taun itu 600rb??? Kegalauan saya harus ditambah dengan SMS dari papi yang isinya

Kenapa saldo tabungan kamu akhir tahun cuma 600rb?? Ya ampun, makanya jangan boros-boros lah!

I mean, papi saya itu menuliskan 600rb itu lengkap loh sampai angka satuannya *menunduk sedih*. Apa pihak bank mengirim rekening koran ke rumah ya? Kan itu buka rekening sejak jaman kapan tau ya, pokoknya udah lama banget jadi pasti masih pakai alamat ortu dulu KTPnya.

Dudududu, jadi ditengah-tengah kegalauan dan kemeranaan diriku, aku masih agak malesnya lapor-lapor pajak, ntar deh tunggu normal dulu emosinya baru dikerjain.

Dan seperti biasa, kalo udah begini aja kejadiannya, baru deh ingat dan berniat bertobat. Yaa, it’s so Shinta ya, detik ini tobat,  lima menit kemudian buka online shop, berapa menit kemudian ngeluarin token lalu klik klik klik tadaaaaaa belanja lagi dan lagi dan lagi. That’s me! Pelupa! Ada yang jual obat anti lupaaa???

Eh tapi udah bagus ya aku punya niat tobat, daripada ga punya niat? Ahahahahaha *pembelaan diri*.

Jadi, inti tulisan saya hari ini apasih??? Intinya adalah : makanya jangan boros-boros jadi orang ya, supaya pas akir taun hartanya buanyak, supaya pas harus ngisi laporan pajak segala macem kitanya semangat!

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s