Medical check up -The result!

Yes! Medical Check-up.

Jadi kantorku nan baik hati itu mewajibkan dan *ini yang penting*membayari karyawannya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan satu kali dalam dua tahun. Idealnya sih sekali setahun ya *dasar karyawan ga tau diri* hahaha.. Tapi sekali dalam dua tahun juga sudah lumayan kok. Tujuannya ya supaya perusahaan mengetahui kondisi setiap karyawannya. Terus, sang karyawanpun mengetahui bagaimana kondisi kesehatannya.

Nah jadwal karyawan medical check up di kantorku jatuhnya pas bulan Juli 2011 dan itu bertepatan dengan pelaksanaan cuti hamilku. Jadi ketika aku sudah masuk kantor lagi, aku medical check upnya sendirian deh! Tempatnya di RS BMC Padang.

Kemaren pagi, hasil tesnya udah sampai ke tangan aku, semuanya normal kecuali bagian kolesterol ya! Total kolesterolnya 211 mg% dari ambang batas 220. Trus aku coba googling, dan semua hasil googling itu menuliskan kalau sebenarnya ambang batas normal itu 200 mg%. Glekkk, udah di atas ambang normal dong aku??? Masih muda ini, kok udah kolesterol ya?

Ternyata setelah di evaluasi, pola makanku emang rada berantakan sih. Olah raga, sama sekali gak pernah, jadi kita skip evaluasi tentang olah raga untuk kesehatan ya. Kita fokus ke makanan aja. Ini dia hasilnya :

Makanan      : Ga pernah jarang masak, jadi selalu beli di luar, maklum anak kos!

Tipe makanan yg dikonsumsi :

Sarapan : Lontong gulai pakai telur ayam, nasi sup buntut, nasi goreng pakai telur ceplok. Makan siang : standar makanan padang la ya, nasi plus ayam atau ikan, berkuah gulai nan kental minim sayur. Kalaupun ada paling juga daun singkong rebus (ga suka) atau gulai nangka muda (ga suka juga). Malam : aneka baso, atau mie ayam, martabak telur, batagor, siomay, dan sejenisnya. Tapi kalo malam selalu minum perasan jeruk n makan buah n minum susu sih.. Note : kuning telur ayam dan santan itu mengandung lemak yg tinggi! Begitu pula dengan daging-dagingan.

Huuuu betapa berantakannya pola makanku kan??? Jadi, setelah melihat hasil test, lalu mengevaluasi makanan, aku bertekad untuk memperbaiki pola makan. Mengganti semua makanan dengan variasi makanan lain kayaknya agak susah ya, maklum ngekosnya di sumatera barat, tau sendiri donk masakan padang itu gimanaaa??? Jadi mungkin yang bisa dilakukan ya mengurangi porsinya atau menjarangkan frekuensi makannya. Misalnya makan lontong gulai jangan tiap hari, dua kali seminggu misalnya, trus kuahnya jangan diabisin semua, kan santan kental itu. Selebihnya makan roti tawar. Atau kalau makan nasi sup buntut itu lemak2 dibuang saja. Kalau makan telur sering-sering, usahakan kuningnya ga usah di makan. Ganti susu yang sekarang dengan susu nonfat. Mungkin cara yang kulakukan ini gak terlalu benar, atau malah salah sama sekali, tapi at least itulah cara selain olah raga yang aku yakini bisa menekan angka kolesterol ini,hehehe, sotoyyyy!

Tapiiiii, ow ow ow, pagi ini ternyata aku lupa sama niat-niatan yang disusun kemaren saudara-saudara! Aku beli nasi sup buntut yang penuh dengan lemak itu, dan menghabiskannya sampai tetes terakhir! Oke, mari kita mulai niat mulia mulai BESOK saja!

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

*Semua gambar bersumber pada google*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s